Kumpulan Kata Bijak Bahasa Jawa yang Perlu Anda Ketahui

Selama ini kita lebih mengenal kata-kata bijak dalam bahasa Indonesia atau Inggris, tapi tahukah Anda bahwa kumpulan kata bijak bahasa Jawa juga memiliki makna yang indah. Budaya Jawa dikenal dengan budayanya yang santun, ramah, dan bersahaja. Dalam tradisi Jawa pun kita juga mengenal weton dan primbon. Weton dan primbon mengandung butiran kata yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Anda juga bisa menemukan beberapa petuah yang memberikan arahan agar tidak salah melangkah.

Ada beberapa kumpulan kata bijak bahasa Jawa yang sudah terkenal, seperti witing tresno jalaran soko kulino yang berarti cinta tumbuh karena terbiasa. Namun UNTAR tersebut baru sebagian saja, berikut diantaranya

  1. “Gusti pengeran paring dalan kanggo sing gelem ndalan”. Tuhan akan memberi petunjuk bagi siapapun yang mengikuti kebenaran. Tuhan telah memerintahkan umatNya untuk mematuhi setiap aturan dan menjauhi laranganNya. Maka gunakan waktu Anda untuk melakukan hal-hal baik.
  2. “Urip terus mlaku bebarengan karo wektu, sing isa gawa lakumu supaya nasibmu bejo”. Hidup terus berpacu bersama waktu, jaga sikap dan tingkah laku agar nasib baik selalu menghampiri. Bersikap sopan dan santun kepada siapa saja tanpa memandang materi.
  3. “Ambeg utomo lan andhap asor”. Berusaha menjadi yang utama namun tetap rendah hati. Dalam kutipan ini Anda diminta untuk tetap menjadi pribadi yang hangat dan santun. Jangan pernah Anda merasa sudah hebat lalu bisa bertindak sesuka hati tanpa menjaga perasaan orang lain.
  4. “Manungsa mung ngunduh wohing pakarti. Hidup manusia baik atau buruk berasal dari perilakunya sendiri. Manusia dilahirkan dengan dua sisi yang berbeda yakni hitam dan putih. Hal ini dapat dipengaruhi oleh lingkungan yang membentuk kepribadian manusia. Oleh karena itu, bergaulah dengan orang-orang yang dapat membuat Anda menjadi lebih baik.

Itulah beberapa kumpulan kata bijak bahasa Jawa yang perlu Anda ketahui. Masih banyak kata-kata bijak berbahasa Jawa yang perlu Anda resapi karena maknanya begitu menekankan pada norma-norma kehidupan yang berlaku.